Few words about Jama' and Qashar
Tadi sore, sepulang saya dari sebuah kota, saya belum melaksanakan kewajiban saya sebagai muslimah. Sewaktu kumandang adzan dzuhur terdengar, saya sedang berada dalam suatu acara. Namun ketika waktu akan pulang, saya sedang di perjalanan dan terdengarlah suara adzan ashar. Saya selalu kebingungan untuk case yang satu ini.Hal ini selalu berulang, tapi untungnya waktu kemarin saya di bepergian ke kota yang agak jauh, ada beberapa teman saya yang memberi ilmu cukup bermanfaat. Saya mencoba menjama' dan mengqashar sholat. Namun karena pengetahuan saya yang kata orang jawa terlalu "cethek" untuk hal ini, jadi ketika saya membuka laptop , saya buru-buru menjelajah dunia dan mencari bagaimana cara yang benar melakukan sholat seperti itu. Karena mungkin juga tuntutan usia yang segera menginjak kepala dua, saya jadi merasa malu sendiri kalau masalah yang dulu pernah diajarkan dibangku sekolah sekarang ketika dibutuhkan malah saya jadi "nol putul". Jadi sekarang saya putuskan untuk berbagi ilmu juga masalah ini,
Damaiku Malam Tadi
Kebahagiaan itu bukan sumber dari segala aspek kehidupan.
Terkadang aku takut kebahagiaan yang berlebih menghampiriku
Ketika gelimang harta dunia memenuhi brangkas2 rumahku.
Aku takut jika aku lupa bershodaqoh
Aku takut jika aku jarang berinfaq
Terkadang aku takut kebahagiaan yang berlebih menghampiriku
Ketika gelimang harta dunia memenuhi brangkas2 rumahku.
Aku takut jika aku lupa bershodaqoh
Aku takut jika aku jarang berinfaq
[poem] IT WASN'T ME
A bitter on my hold anger
My anxiety united with tears
Rusted away the artery of happiness
Aura of love is fading as the cold night
The previous boomed taste was red
Now goes crashing drizzle rain
My anxiety united with tears
Rusted away the artery of happiness
Aura of love is fading as the cold night
The previous boomed taste was red
Now goes crashing drizzle rain
Doa untukmu, Ya Allah
Ya Allah
Perkenankan hati yang telah Engkau titipkan ini terjaga dari luka dan perih
Kelak pertemukan hamba dengan takdir Illah
Yang sungguh tak akan mampu menjadikan titipanMu hanya singgahsana cinta sesaatnya.
Ku yakini tak ada cinta hakiki yang kekal selain padaMu
Maka ciptakanlah sosok cucu adam yang ikhlas ku bagi cintanya denganMu
Palingkan pandanganku hanya pada yang halal yang Kau kehendaki
Perkenankan hati yang telah Engkau titipkan ini terjaga dari luka dan perih
Kelak pertemukan hamba dengan takdir Illah
Yang sungguh tak akan mampu menjadikan titipanMu hanya singgahsana cinta sesaatnya.
Ku yakini tak ada cinta hakiki yang kekal selain padaMu
Maka ciptakanlah sosok cucu adam yang ikhlas ku bagi cintanya denganMu
Palingkan pandanganku hanya pada yang halal yang Kau kehendaki
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
Copyright by Catatan Aica. Powered by Blogger.

